Sabtu, 18 Oktober 2014

nama : yusbar
nim : 1304411245
kelas : teknk informatika.f /III

sistem basis data  
SISTEM DATABASE adalah Suatu system penyusunan danpengelolaan record-record dengan menggunakan komputer, dengan tujuan untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi/perusahaan, sehingga mampu menyediakan
informasi yang optimal yang diperlukan pemakai untuk kepentingan proses pengambilan keputusan. DATABASE Suatu susunan/kumpulan data operasional    
lengkap dari suatu organisasi/perusahaan yang diorganisir/dikelola dan simpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu, dengan menggunakan komputer, sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal diperlukan pemakainya.        
Terdapat 4 komponen pokok dari system database : 
1. DATA, dengan ciri-ciri :    
– Data disimpan secara terintegrasi (integrated)        
– Data dapat dipakai secara bersama-sama (shared    )
– Terintegrated yaitu Database merupakan kumpulan           
dari berbagai macam file dari aplikasi-aplikasi yang   berbeda yang disusun dengan cara    menghilangkan            bagian-bagian yang rangkap (redundant).     
– Shared yaitu Masing-masing bagian dari databasedapat diakses oleh pemakai dalam waktu yang bersamaan, untuk aplikasi yang berbeda.
2. HARDWARE (perangkat keras)   
Terdiri dari semua peralatan perangkat keras  komputer yang digunakan untuk pengelolaan           system
database berupa :       
– Peralatan untuk penyimpanan, disk, drum, dll       
– Peralatan input dan output  
– Peralatan komunikasi data, dll        
3. SOFTWARE (perangkat lunak)    
Berfungsi sebagai perantara (interface) antara           
pemakai dengan data phisik pada database, dapat     berupa :          
– Database Management System (DBMS)    
– Program-program aplikasi & prosedur-prosedur     
4. USER (Pemakai)    
Terbagi menjadi 3 klasifikasi :           
– Database Administrator (DBA), orang/team yang  bertugas mengelola system database secara
keseluruhan
– Programmer, orang/team membuat program aplikasi yang mengakses database dengan               
menggunakan bahasa pemprograman
– End user, orang yang mengakases database melalui terminal dengan menggunakan query           
language atau program aplikasi yang dibuat oleh programmer          
2 DATA PADA DATABASE DAN HUBUNGANNYA  
Ada 3 jenis data pada system database, yaitu:          
•Data operasional dari suatu organisasi, berupa data  yang disimpan didalam database      
•Data masukan (input data), data dari luar sistem yang dimasukan melalui peralatan input (keyboard) yang dapat merubah data operasional      
•Data keluaran (output data), berupa laporan melalui peralatan output (screen, printer) sebagai hasil dari dalam system yang mengakses data operasional      

KEUNTUNGAN PEMAKAIAN SISTEM DATABASE   
1. Terkontrolnya kerangkapan dan inkonsistensi data           
2. Terpeliharanya keselarasan data     
3. Data dapat dipakai secara bersama-sama   
4. Memudahkan penerapan standarisasi        
5. Memudahkan penerapan batasan-batasan   pengamanan.
6. Terpeliharanya intergritas data       
7. Terpeliharanya keseimbangan atas perbedaan kebutuhan data dari setiap aplikasi           
8. Program / data independent           
ISTILAH-ISTILAH YG DIPERGUNAKAN DALAM SISTEM BASIS DATA 
a. Enterprise, suatu bentuk organisasi
 data mhs Contoh : data sekolahpasien
gRumah sakit
b. Entitas, suatu obyek yang dapat dibedakan dengan objek lainnya
Contoh :         
 entitas mahasiswa, buku,
gBidang administrasi siswa pembayaran   
 identitas pasien, dokter,
gBidang kesehatan  
obat
c. Atribute/field, setiap entitas mempunyai atribut atau suatu sebutan untuk mewakili suatu entitas
Contoh :         
 field Nim, nama_siswa,alamat
gEntity siswa
 field Kode_nasabah,nama_nsh
gEntity nasabah       
d. Data value (nilai atau isi data), data actual atau informasi
yang disimpan pada tiap data elemen atau attribute. Isi        
dari atribut disebut nilai data.
Sutrisno, budiman,
gContoh : Atribut nama karyawan          
e. Record/tuple, kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan menginformasikan tentang suatu entity secaralengkap.
Contoh : satu record mewakili satu data/informasi -- >         
nim, nm_mhs, alamat.
f. File, kumpulan record-record sejenis yang mempunyai     
panjang elemen sama,attribute yang sama, namun    
berbeda-beda data valuaenya
g. Kunci elemen data, tanda pengenal yang secara unik       
mengindentifikasikan entitas dari suatu kumpulan entitas    
h. Database Management System (DBMS), kumpulan file    yang saling berkaitan bersama            dengan program untuk pengelolaannya.           




DEFINISI SISTEMBASIS DATA SISTEM DATABASE adalah suatu sistem    
penyusunan dan pengelolaan record-record dengan menggunakan komputer, dengan        
tujuan untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah
organisasi/perusahaan, sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal yang           
diperlukan pemakai untuk kepentingan proses pengambilan keputusan.       
2.1 KOMPONEN SISTEM BASIS DATA Lebih lanjut lagi, dalam sebuah sistem basis data, secara lengkap akan terdapat komponen-komponen utama sbb:    
1. Perangkat Keras (Hardware)         
2. Sistem Operasi (Operating System)           
3. Basis Data (Database)        
4. Sistem (Aplikasi/Perangkat Lunak) Pengelola Bisnis Data (DBMS)        
5. Pemakai (User)       
6. Aplikasi (perangkat lunak) lain (bersifat opsional)
Model basis data
1.      Internal/Physical Level: berhubungan dengan bagaimana data disimpan secara fisik (physical storage). Merupakan level terendah untuk merepresentasikan basis data. Record disimpan dalam media penyimpanan dalam format byte. Didefinisikan sebagai sebuah Skema Internal.
2.      External /View Level : berhubungan dengan bagaimana data di representasikan dari sisi setiappengguna dan merupakan level pengguna. Yang dimaksud dengan pengguna adalah programmer, end user atau DBA. Setiap user mempunyai ‘bahasa’ yang sesuai dengan kebutuhannya. Untuk programmer, bahasa yang digunakan adalah bahasa pemrograman seperti C, COBOL, atau PL/I. Untuk end user, bahasa yang digunakan adalah bahasa query atau menggunakan fasilitas yang tersedia pada program aplikasi. Pada level eksternal ini, user dibatasi pada kemampuan perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan aplikasi basis data. Didefinisikan sebagai sebuah Skema Eksternal.
3.      Conceptual/Logical Level : yang menghubungkan antara internal & external level. Conceptual level adalah sebuah representasi seluruh muatan informasi yang dikandung oleh basis data. Tidak seperti level eksternal maka pada level conceptual, keberadaannya tidak memperhitungkan kekurangan perangkat keras maupun perangkat lunak pembangun aplikasi basis data. Didefinisikan sebagai sebuah Skema Konseptual


Model-model lojik berbasis record
Data yang disimpan menggambarkan beberapa aspek dari suatu organisasi. Model data, adalah himpunan deksripsi data level tinggi yang dikonstruksi untuk menyembunyikan beberapa detail dari penyimpanan level rendah. Terdapat beberapa model dalam kelompok ini, antara lain :
  • Model Relasional ( Relational Model)          
    Model basis data relasional merupakan model basis data dimana data disebar ke dalam tabel dua dimensi yang berupa dimensi baris / row (merupakan dimensi vertikal dari tabel) serta dimensi kolom (merupakan dimensi horizontal tabel). Setiap tabel terdiri atas kolom-kolom, dan setiap  kolom mempunyai nama yang unik.   
    • Model relasional adalah model data yang paling banyak digunakan saat ini. Contoh :
    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2WHQyYLcSbVtFCayOfRgWgI7xG1jY1q3xv-muf8amBoXDcmSxUZyEECXzUgydhzSzSKHG1G7oMyEzbsume-yvbdLo2gULbSRMrf2E2oKKYEELh1PmKw9jIrHR5UDB0IdsqDV5yVgxBjme/s400/model_basis_data_relasional.jpg
  • Model Jaringan (Network Model )  
    Data dalam model jaringan direpresentasikan dengan sekumpulan record (Pascal), dan relasi antara data direpresentasikan oleh record & link. Link dipandang sebagai pointer. Record-record diorganisasikan sebagai graf Model jaringan distandarisasi pada tahun 1971 oleh Data Base Task Group (DBTG). Itulah sebabnya disebut model DBTG. Model ini juga disebut model CODASYL (Conference on Data System Languages), karena DBTG adalah bagian dari CODASYL. Model ini menyerupai model hirarkis, dengan perbedaan suatu simpul anak bisa memilki lebih dari satu orang tua. Oleh karena sifatnya demikian, model ini bisa menyatakan hubungan 1:1 (satu arang tua punya satu anak), 1:M (satu orang tua punya banyak anak), maupun N:M (beberapa anak bisa mempunyai beberapa orangtua). Pada model jaringan, orang tua disebut pemilik dan anak disebut anggota.

    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpRPBPqZRgpv3_W6doDEkCPpYej1uNbwnalVZoO5mDm5hOV9Ic7sTxGxTdONoXDgNyk5FKfL5jbhUk1zndItxl5QEPPRdCiq69xjFN2zAWSp9CkH2uNxawsBCxAOsAsmD9Vm3ppZzI_G-n/s400/model_basis_data_jaringan.jpg
  • Model Hirarki (Hirarchical Model)  
    Merupakan model basis data yang terdiri atas sekumpulan record yang antara satu dengan yang lain dihubungkan melalui suatu link yang membentuk struktur hirarkis. Model ini biasa disebut model pohon karena strukturnya yang menyerupai pohon terbalik. Ciri khas dari model ini adalah hubungan transendental dimana simpul orangtua (pendahulu) hanya mempunyai satu hubungan dengan simpul dibawahnya(simpul anak).